Showing posts with label INFO MENARIK. Show all posts
Showing posts with label INFO MENARIK. Show all posts

Friday, August 12, 2016

Korps Marinir TNI Angkatan Laut Lakukan Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Towed AA Gun

Korps Marinir TNI Angkatan Laut Lakukan Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Towed AA Gun


Korps Marinir TNI Angkatan Laut melakukan uji fungsi meriam Artileri Pertahanan Udara tipe Twin 35mm Towed AA Gun di pantai Batu Bintang, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (12/8). Uji fungsi ini dilakukan guna mengetahui kemampuan tembak meriam yang rencananya akan memperkuat persentajaan Korps Marinir menjadi lebih modern, khususnya Batalyon Artileri Pertahanan Udara-2 Marinir.

Korps Marinir TNI Angkatan Laut Lakukan Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Towed AA Gun

Korps Marinir TNI Angkatan Laut Lakukan Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Towed AA Gun

Dalam uji coba yang dipimpin oleh Komandan Resimen Artileri-2 Marinir Kolonel Marinir Aris Setiawan ini, sebanyak 4 pucuk Meriam Twin 35mm Towed AA Gun, 4 unit Power Suply Unit (PSU), 1 unit radar AF 902 FCS dan Ranrik Radar berkolaborasi menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) yang sengaja diterbangkan sebagai sasaran tembak.

Korps Marinir TNI Angkatan Laut Lakukan Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Towed AA Gun

Meriam Twin 35mm Towed AA Gun merupakan meriam generasi baru yang dirancang sesuai dengan kemajuan teknologi dan perkembangan kemampuan serangan udara dan mampu menembak rudal, peluru balistik serta pesawat tanpa awak.

Korps Marinir TNI Angkatan Laut Lakukan Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Towed AA Gun

Meriam produk PT. Norinco China ini berkaliber 35mm, memiliki dua laras, kecepatan menembak 1100 butir permenit, jarak tembak efektif 4000 m, ketinggian efektif penembakan 3000 m dengan kecepatan reaksi rata-rata 6,5 detik dan dikendalikan secara otomatis dari ruang radar AFF 902 FCS dengan menembak secara bersamaan atau juga bisa dikendalikan secara manual oleh tiga awak perpucuknya jika sistem otomatis tersebut mengalami kendala.


Sumber: marinir.tnial.mil.id
Read More

Wednesday, August 3, 2016

Oerlikon Skyshield dan Sukhoi Jaga KTT World Islamic Economi Forum di Jakarta

Oerlikon Skyshield dan Sukhoi Jaga KTT World Islamic Economi Forum di Jakarta


Satuan Bravo ’90 Paskhas dan Wing I Paskhas melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi World Islamic Economi Forum (WIEF) di Silang Monas, Jakarta, Kamis (28/7). Bertindak selaku Irup yaitu Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksamana dimana dalam sambutannya menyampaikan agar seluruh personel Pengamanan yang terlibat harus siap dalam menjaga keamanan sehingga pelaksanaan KTT WIEF dapat berjalan lancar dan aman dari gangguan apapun.
Oerlikon Skyshield dan Sukhoi Jaga KTT World Islamic Economi Forum di Jakarta
Oerlikon Skyshield TNI AU

Oerlikon Skyshield dan Sukhoi Jaga KTT World Islamic Economi Forum di Jakarta

Oerlikon Skyshield dan Sukhoi Jaga KTT World Islamic Economi Forum di Jakarta

Kegiatan Apel dilaksanakan untuk memerika kondisi kesiapan meliputi personel, perlengkapan dan alutsista yang akan digunakan selama pengamanan KTT World Islamic Economi Forum pada tanggal 2 sampai dengan 4 Agustus 2016 di Jakarta.

Sebanyak 10.150 personel gabungan TNI/Polri dilibatkan dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi World Islamic Economi Forum (WIEF). Selain mengerahkan sistem pertahanan udara modern Oerlikon Skyshield, TNI AU juga menempatkan sejumlah jet tempur Sukhoi di Jakarta, selama Konferensi Tingkat Tinggi World Islamic Economi Forum (WIEF), berlangsung.


Sumber : JakartaGreater.com
Read More

Wednesday, June 29, 2016

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara Asing

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara Asing

Meski diatas kertas secara kalkulasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) RI masih kalah jauh dibandingkan negara lain, namun jika ditinjau dari sisi kekuatan pasukan tempur, Indonesia masuk dalam daftar negara “paling” diperhitungkan dan ditakuti karena memiliki segudang pasukan elit.

Berikut daftar lima tentara elit Indonesia teratas yang paling “ngeri” jika diterjunkan ke medan target perang :

1. DENJAKA (DETASEMEN JALA MANGKARA)
Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara Asing
Denjaka (foto : TEMPO/ Gunawan Wicaksono)

Detasemen Jala Mangkara (disingkat Denjaka) adalah sebuah detasemen pasukan khusus TNI Angkatan Laut. Denjaka adalah satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib Korps Marinir TNI-AL. Anggota Denjaka dididik di Bumi Marinir Cilandak dan harus menyelesaikan suatu pendidikan yang disebut PTAL (Penanggulangan Teror Aspek Laut).

Lama pendidikan ini adalah 6 bulan. Intinya Denjaka memang dikhususkan untuk satuan anti teror walaupun mereka juga bisa dioperasikan di mana saja terutama anti teror aspek laut. Denjaka dibentuk berdasarkan instruksi Panglima TNI kepada Komandan Korps Marinir No Isn.01/P/IV/1984 tanggal 13 November 1984. Denjaka memiliki tugas pokok membina kemampuan antiteror dan antisabotase di laut dan di daerah pantai serta kemampuan klandestin aspek laut.

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingDenjaka terdiri dari satu markas detasemen, satu tim markas, satu tim teknik dan tiga tim tempur. Sebagai unsur pelaksana, prajurit Denjaka ditutut memiliki kesiapan operasional mobilitas kecepatan, kerahasiaan dan pendadakan yang tertinggi serta medan operasi yang berupa kapal-kapal, instalasi lepas pantai dan daerah pantai. Disamping itu juga memiliki keterampilan mendekati sasaran melalui laut, bawah laut dan vertikal dari udara.

Untuk mendukung operasi personel Denjaka dibekali antara lain submachine gun MP5, HK PSG1, Daewoo K7, senapan serbu G36, HK416, M4, Pindad ss-1, CZ-58, senapan mesin ringan Minimi M60, Daewoo K3, serta pistol Beretta, HK P30 dan SIG Sauer 9 mm.

2. YONTAIFIB (BATALYON INTAI AMFIBI)

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingBatalyon Intai Amfibi atau disingkat YonTaifib adalah satuan elit dalam Korps Marinir seperti halnya Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus dalam jajaran TNI Angkatan Darat. Dahulunya satuan ini dikenal dengan nama KIPAM (Komando Intai Para Amfibi). Untuk menjadi anggota YonTaifib, calon diseleksi dari prajurit marinir yang memenuhi persyaratan mental, fisik, kesehatan, dan telah berdinas aktif minimal dua tahun. Salah satu program latihan bagi siswa pendidikan intai amfibi, adalah berenang dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sejauh 3 km. Dari satuan ini kemudian direkrut lagi prajurit terbaik untuk masuk kedalam Detasemen Jala Mengkara, pasukan elitnya TNI Angkatan Laut.

YonTaifib mempunyai tugas pokok membina dan menyediakan kekuatan serta membina kemampuan unsur-unsur amfibi maupun pengintaian darat serta tugas-tugas operasi khusus dalam rangka pelaksanaan operasi pendaratan amfibi, operasi oleh satuan tugas TNI AL atau tugas-tugas operasi lainnya.

Anggota tentara elit Yontaifib merupakan special force yang diperoleh dari seleksi ketat prajurit Marinir pilihan yang mempunyai kemampuan fisik prima, serta mempunyai tingkat psikologi standar Pasukan Khusus sesuai tuntutan. Rasio pasukan Taifib selalu jauh lebih kecil dari pasukan biasa/reguler, karena dalam tugas-tugas khusus dituntut kecepatan, kerahasiaan yang tinggi, keakuratan, keuletan, disiplin lapangan serta keberhasilan tugas.

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingSetiap anggota Yontaifib mempunyai kemampuan melaksanakan tugas secara berdiri sendiri, dari induk pasukan dalam artian mampu melaksanakan survival secara tim maupun perorangan, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan mampu mengatasi tekanan mental di daerah penugasan, kemampuan infiltrasi dan eksfiltrasi ke atau dari daerah musuh melalui media, antara lain free fall dengan sistem HALO dan HAHO, STABO/SPIE, berenang, menyelam, serta salah satu kemampuan bawah air atau combat swimmer melalui peluncur torpedo kapal selam.

3. KOPASKA(KOMANDO PASUKAN KATAK)

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingKomando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan Kopaska didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Sukarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya. Sejatinya, Pasukan khusus ini sebenarnya sudah ada sejak 1954. Semboyan dari korps ini adalah “Tan Hana Wighna Tan Sirna” yang berarti “tak ada rintangan yang tak dapat diatasi”.

Dalam perkembangannya, Kopaska terbentuk dalam dua grup, Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya. Tugas utama mereka adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.

Selain itu, Kopaska juga memiliki tanggungjawab utama menyerang kapal musuh untuk melakukan peledakan/demolisi bawah air termasuk sabotase/penyerangan rahasia dan sabotase pangkalan musuh, torpedo berjiwa (kamikaze), penghancuran instalasi bawah air, pengintaian, mempersiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi yang lebih besar serta antiteror di laut/maritime counter terorism.

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingJika tidak sedang ditugaskan dalam suatu operasi, tim tim Detasemen Paska dapat ditugaskan menjadi pengawal pribadi VIP seperti Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. untuk jumlah personel, Kopaska tidak pernah di ekspos karena pasukan ini mempunyai tingkat kerahasian yang tinggi dalam materi personel.

4. KOPASSUS (KOMANDO PASUKAN KHUSUS)

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingGrup 3/Sandhi Yudha adalah satuan Kopassus yang memiliki spesifikasi tugas perang rahasia ”Clandestine Operation”, termasuk kemampuan dalam intelijen tempur atau combat intell,dan counter insurgency (kontra pemberontakan). Grup 3 dibentuk pada tanggal 24 Juli 1967, bermarkas di Markas Komando Cijantung, Jakarta Timur. Calon Personil di Grup ini diseleksi sangat ketat di internal mulai dari calon prajurit yang masih pendidikan hingga personel yang sudah bertugas aktif di kesatuan tetapi punya bakat intelijen yang kemudian akan dilatih lagi. Dhuaja yang digunakan adalah “Catur Kottaman Wira Naraca Byuha”.

Dalam operasi militer, sebelum gerakan pasukan besar maka dilakukan operasi intelijen tempur (combat intell), untuk mengetahui kondisi dan situasi lapangan, fungsi inilah yang diemban oleh personel dengan kemampuan Sandhi Yudha. Dalam jajaran Kopassus Grup 3 adalah satuan yang memiliki kualifikasi combat intelligence. Satuan Sandhi Yudha ini juga sering di BKO-kan ke Kodam-kodam atau satuan-satuan lain.

Dalam tugas operasi klandestin (clandestine), prajurit Sandhi Yudha bisa bergerak tanpa identitas satuan yang jelas, atau tugas penyamaran, misalnya dalam hal ini mereka akan dilengkapi dengan identitas sipil seperti KTP dan kadang-kadang punya kartu kuning pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja.

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingSelain dikenal dalam operasi senyap, Mereka juga kerap bermain di belakang layar tanpa kelihatan dengan menghadapi risiko tugas yang sangat berat dan jauh dari keluarganya bahkan tidak sedikit dari pada prajurit Sandhi Yudha ini yang tidak dikenal anak kandungnya sendiri begitu pulang bertugas karena lamanya di dalam medan operasi. lebih baik pulang nama dari pada gagal di medan perang.

5. DENBRAVO (DETASEMEN BRAVO 90)

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingSatuan Bravo 90 (disingkat Satbravo-90) sebelumnya bernama Denbravo 90 adalah satuan pelaksana operasi khusus Korps Pasukan Khas yang berkedudukan langsung di bawah Dankorpaskhas. Satuan Bravo 90 Paskhas bertugas melaksanakan operasi intelijen, melumpuhkan alutsista/instalasi musuh dalam mendukung operasi udara dan penindakan teror bajak udara serta operasi lain sesuai kebijakan Panglima TNI.

Denbravo terbilang pasukan khusus Indonesia yang paling muda pembentukannya. Baru dibentuk secara terbatas di lingkungan Korps Pasukan Khas TNI-AU pada 1990, Bravo berarti yang terbaik. Konsep pembentukannya merujuk kepada pemikiran Jenderal Guilio Douchet: Lebih mudah dan lebih efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsista-nya di darat daripada harus bertempur di udara.

Satuan Bravo 90 memiliki Motto: Catya Wihikan Awacyama Kapala artinya Setia, Terampil, Berhasil Dikukuhkan pada tanggal 16 September 1990 oleh KSAU Marsekal TNI Hanafie Asnan. Dalam melaksanakan operasinya, Bravo dapat juga bergerak tanpa identitas. Bisa mencair di satuan-satuan Paskhas, atau seorang diri. Layaknya dunia intelijen Bukan main-main, Bravo-90 juga melengkapi personelnya dengan beragam kualifikasi khusus tempur lanjut, mulai dari combat free fall, scuba diving, pendaki serbu, teknik terjun HALO (High Altitude Low Opening) atau HAHO (High Altitude High Opening).

Denbravo saat ini sudah memiliki fasilitas pertempuran jarak dekat (CQB). Bahkan untuk latihan pembebasan sandera di pesawat, Bravo langsung melaksanakannya di dalam pesawat baik milik TNI-AU maupun PT. DI. Bravo juga menjadi pasukan khusus pertama di Indonesia yang mampu menguasai ilmu bela diri Systema yang merupakan ciri khas dari pasukan elite Rusia.

Info : Deretan Pasukan Elit Indonesia yang Ditakuti Negara AsingDenbravo memiliki senjata jagonya CQB yaitu MP 5 dan pistol SiG Sauer. Anggota Bravo juga dilengkapi uniform full gears dengan peralatan terbaru. Mulai dari rompi anti peluru, NVG, GPS, pelindung kaki dan lutut, sepatu khusus, pelindung mata, pisau lempar sampai alat komunikasi point to point. Bahkan dalam situasi khusus, Bravo bisa memboyong pesawat – pesawat TNI-AU dari pesawat angkut sampai pesawat tempur untuk menyokong misi operasinya. Bravo juga kini telah memiliki senjata SAR-21 (Singapore Air Rifle).

Detasemen Bravo-90 Paskhas TNI-AU saat ini setidaknya mengoperasikan beberapa jenis kendaraan taktis seperti Land Rover Defender MRCV (multi role combat vehicle) dan Dirgantara Military Vehicle (DMV-30T).


Sumber : wikipedia.org
Read More

Tuesday, June 21, 2016

Daftar 4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Cukup Menyeramkan, Indonesia Masuk!

Daftar 4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Cukup Menyeramkan, Indonesia Masuk!

politikmiliter45.blogspot.co.id Tentunya, setiap negara di dunia memiliki pasukan-pasukan elit dan khusus untuk menyelesaikan tugas yang sangat berat juga rahasia, bukan? Pastinya, dikarenakan memiliki label pasukan elit atau pasukan khusus, peralatan yang dibawa sampai dengan pakaian yang dikenakan juga berbeda dengan pasukan umum lainnya.

Salah satu hal yang digunakan sebagai pendukung tampilan fisik adalah masker atau topeng agar dapat menutupi wajah dan juga membantu menyembunyikan identitas mereka dari pantauan musuh atau publik.

Akan tetapi, topeng dan masker yang dikenakan bukan sembarangan. Ada banyak ragam masker dan topeng yang dipakai oleh pasukan elit ini, salah satunya adalah yang menampilkan kesan menyeramkan karena memperlihatkan gambar tengkorak.

Nah, berikut ini adalah beberapa pasukan khusus dari berbagai negara,termasuk salah satunya dari Indonesia yang kerap menggunakan masker atau topeng dengan tampilan menyeramkan.

1. ROC, Pasukan Elit Taiwan Bertopeng Anti-Peluru

Daftar 4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Cukup Menyeramkan, Indonesia Masuk!

Salah satu pasukan elit yang punya seragam menyeramkan yakni pasukan elit dari Taiwan . Penampilan pasukan elit di Taiwan ini dilengkapi dengan topeng Kevlar. Menariknya , topeng yang dipamerkan sejak Oktober 2013 ini sebagai tribute gear untuk pasukan elitnya itu terbuat dari bahan Kevlar balistik yaitu bahan yang sama dengan bahan rompi anti-peluru yang kuat digunakan dalam pertempuran jarak dekat.

Topeng Kevlar balistik ROC memiliki panjang 11,2 inchi, lebar 7,2 inchi dan berat 2,5 pon. Bentuknya simpel dengan warna hitam doff, topeng ROC ini tetap terlihat menyeramkan. Dengan atribut dari ujung kaki sampai ujung kepala serba hitam, banyak yang menjuluki ROC Taiwan ini sebagai Pasukan dari neraka.

2. Huntsmen Corps, Pasukan Pemburu Denmark

Daftar 4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Cukup Menyeramkan, Indonesia Masuk!

Pasukan elit kedua yang memiliki penampilan menyeramkan juga salah satunya pasukan elit dari Denmark yang dikenal dengan Huntsmen Corps atau Korps Pemburu. Pasukan ini bisa dikatakan sebagai pasukan katak ala Denmark.

Penampilan menyeramkan dari Huntsmen Corps yakni memiliki kemampuan antiteror, demolisi, serangan amfibi, sabotase dan pengintaian. 

Maklum, menurut sejarah bangsa Viking dikenal dunia sebagai prajurit tangguh dan tradisi itu masih diteruskan oleh Huntsmen Corps. Sesuai semboyan yang mereka miliki, Huntsmen Corps lebih memilih beraksi daripada dikenal.

3. Navy Seal Skull Mask

Daftar 4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Cukup Menyeramkan, Indonesia Masuk!

Pasukan elit yang punya seragam mengerikan juga salah satunya pasukan dari Amerika Serikat dengan nama US Navy SEAL (The United States Navy Sea, Air and Land). Pasukan ini memiliki penampilan yang menarik yakni saat terjun ke medan pertempuran di Afghanistan, Tim 3 ini mengenakan masker hitam berlogo tengkorak putih. 

Mungkin penampilan itu terinspirasi dari tokoh pahlawan super buatan Marvel, The Punisher. Pasukan ini memiliki tanggung jawab untuk melakukan operasi tempur non konvensional, pertahanan dalam negeri, serangan langsung, kontra terorisme, dan operasi khusus lainnya yang digelar militer AS di seluruh belahan dunia.

Untuk bergabung dalam pasukan ini, mereka harus menyelesaikan pendidikan dasar Basic Underwater Demolition SEAL (BUD/S) dan program khusus yang disebut SQT (SEAL Qualification Training).

4. Kopaska TNI AL

Daftar 4 Pasukan Khusus Dengan Tampilan Cukup Menyeramkan, Indonesia Masuk!

Pasukan Kopaska ini merupakan pasukan elit yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut (AL) Bangsa Indonesia. Pasukan ini memiliki penampilan yang menarik yakni saat terjun ke medan perang mereka menggunakan masker hitam berlogo tengkorak berwarna putih dan kaca mata hitam .

Penampilan ini memiliki arti sebagai alat untuk merahasiakan identitasnya, Kopaska memiliki perbedaan di bagian penutup kepala. Kopaska menggunakan baret merah seperti Kopassus (Komando Pasukan Khusus).

Dengan postur tubuh yang gagah dipadukan dengan perawakan penutup wajah yang menyeramkan ditambah dengan baret merah, membuat Kopaska terlihat amat menakutkan dan sangar.

Nah, itulah dia keempat pasukan khusus dengan penampilan yang menyeramkan. Semoga info ini bisa memberi pengetahuan buat kita.
 

Sumber : kabar24h.com dan SuratKabar.co
Read More

Wednesday, June 1, 2016

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Negara Indonesia memang telah menyatakan Merdeka tepat pada 17 Agustus 1945. Tetapi pada kenyataannya, Belanda dan pasukan sekutu kembali datang untuk menguasai Negara Indonesia. Ujung timur hingga barat Indonesia kembali bergejolak. 

Suara tembakan, bom, dan teriakan perjuangan tak pernah berhenti berkumandang. Rakyat Indonesia menginginkan negara yang baru seumur jagung ini tidak direbut kembali.

Berikut 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia :

1. SERANGAN UMUM SURAKARTA

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Serangan Umum ini terjadi di Surakarta pada tanggal 7-10 Agustus 1949. Serangan ini membuat Belanda goyah. Bahkan selama empat hari Belanda jadi kocar-kacir hingga serangannya mulai membabi buta. Bahkan setelah kedua belah pihak sepakat melakukan gencatan senjata, pihak Belanda melanggar dan melakukan aksi pembantaian yang membuat pasukan militer Indonesia geram. 

Akhirnya pertarungan terjadi terus hingga menimbulkan banyak korban jiwa berjatuhan. Serangan Umum Surakarta menjadi bukti eksistensi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda. Parlemen Belanda akhirnya goyah dan menganggap kinerja pasukannya tak berhasil. 

Akhirnya perundingan dilakukan lagi dan Indonesia mendapatkan kemerdekaan secara penuh dan berdaulat pada 27 Desember 1949.

2. PERTEMPURAN MEDAN AREA

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Pertempuran Medan Area adalah pertempuran yang terjadi di Medan selama dua tahun lebih dari 13 Oktober 1945 hingga 1947. Pertempuran ini terjadi tentara sekutu dan pasukan NICA dari Belanda mulai berbuat onar.

Akhirnya perang antara kedua belah pihak tidak bisa dihindarkan. Korban dari dua belah pihak berjatuhan cukup banyak. Meski demikian perjuangan rakyat Indonesia tak pernah surut hingga pertempuran terakhir dilancarkan pada 15 Februari 1947. Pertempuran ini menjadi bukti jika Indonesia memiliki kekuatan untuk mempertahankan wilayahnya.

3. SERANGAN UMUM 1 MARET 1949

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Serangan Umum 1 Maret 1949 adalah sebuah serangan yang dilancarkan TNI terhadap tentara Belanda di Yogyakarta. Serangan ini bertujuan untuk menunjukkan eksistensi TNI dan Indonesia sebagai negara yang berdaulat.

Serangan Umum ini terjadi pagi hari dengan menyerang pos-pos militer Belanda. Yogyakarta dibuat kacau balau saat itu agar Belanda tidak memandang remeh perjuangan TNI. Meski korban dari Indonesia banyak jatuh, serangan ini menjadi tonggak eksistensi Indonesia di mata dunia.

4. BANDUNG LAUTAN API

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Pembakaran seluruh isi kota Bandung dalam peristiwa Bandung Lautan Api adalah bukti perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Pembakaran ini dilakukan karena jumlah Tentara Indonesia tak sebanding dengan tentara sekutu.

Terlebih masalah persenjataan juga sangat minim. Akhirnya para pejuang membuat Bandung jadi lautan api dan melakukan misi gerilya. Tentara dibantu milisi membakar dan meledakkan gudang-gudang senjata milik sekutu agar mereka kehabisan kekuatan.

5. PERISTIWA 10 NOVEMBER 1945

Info : 5 Perang Yang Penuh perjuangan Tersengit Di Indonesia

Pertempuran yang terjadi di Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran pertama setelah proklamasi. Saat itu tentara sekutu yang dalam hal ini Inggris datang ke Surabaya. Mereka memiliki tujuan untuk mengembalikan Indonesia kembali kepada pangkuan Belanda. Hal ini tentu ditolak oleh para pejuang di Surabaya.

Indonesia adalah sebuah negara yang merdeka dan tidak perlu kembali ke tangan Belanda yang menjajah ratusan tahun. Meski dijatuhi bom berkali-kali, pertempuran ini berjalan dengan baik karena pihak Indonesia sudah bisa melakukan koordinasi. Inggris kesusahan hingga mereka perlahan-lahan mundur. 

Perjuangan arek-arek Surabaya memakan korban hingga 16.000 pejuang. Namun semangat yang ditunjukkan membuat seluruh daerah di Indonesia mulai bergejolak. Semua rakyat mulai melawan untuk mendapatkan kemerdekaannya kembali.



Sumber : 5BERITA.com
Read More

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

Bukan rahasia lagi jika jepang adalah salah satu negara maju. Jepang negara maju yang mempunyai segudang ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan yang banyak mereka dapat dikarenakan jepang membudidayakan gerakan gemar membaca sejak mereka masih kecil.

Berikut 5 budaya membaca di jepang yang patut kita contoh :

1. ACARA TOKO BUKU SEKIGUCHI DI TELEVISI

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

Acara ini sangat membantu bagi penggemar buku yang sibuk dan tak sempat berlama-lama di toko buku. Penonton bisa melihat referensi yang divisualisasikan dalam layar TV dan memesan lewat internet atau telpon jika tertarik untuk membeli. Mirip sebuah “televisi shopping”, namun yang dipromosikan adalah buku.

2. BANYAKNYA TOKO BUKU

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

Menurut data dari Bunkanews, jumlah toko buku di Jepang adalah sama dengan jumlah toko buku di Amerika Serikat. Amerika Serikat adalah dua puluh enam kali lebih luas dan berpenduduk dua kali lebih banyak daripada Jepang.

3. 10 MENIT MEMBACA SETIAP HARI DI SEKOLAH

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

Menurut Yoshiko Shimbun, sebuah harian nasional Jepang terbitan Tokyo, kebiasaan membaca di Jepang diawali dari sekolah. Para guru mewajibkan siswa-siswanya untuk membaca selama 10 menit sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kebijakan ini telah berlangsung selama 30 tahun.

Para ahli pendidikan Jepang mengakui bahwa pola kebiasaan yang diterapkan ini terlalu bersifat behavioristik, di mana terdapat reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) dalam pelaksanaan aturan tersebut. Namun, pembiasaan yang dilakukan dari tingkat sekolah dasar dinilai cukup efektif, karena dilakukan pada anak-anak sejak usia dini.

4. TACHIYOMI

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

Apa itu tachiyomi? Tachiyomi adalah salah satu kegiatan membaca gratisan yang dilakukan sambil berdiri di toko buku. Di Jepang, banyak toko buku yang menyediakan buku-buku yang plastik pembungkusnya sudah terbuka, sehingga dapat dimanfaatkan oleh banyak orang untuk melakukan kegiatan tachiyomi ini.

Penjual toko buku ini pun banyak yang membiarkan begitu saja kegiatan tachiyomi ini. Ia tidak takut merasa rugi akibat banyaknya pembaca yang berniat membaca gratisan tersebut. Ia malah berprinsip, semakin ramai tachiyomi yang ada di tokonya maka semakin banyak kemungkinan orang tersebut membeli buku pada keesokan harinya atau hari lainnya.

5. MEMBACA DI TRANSPORTASI UMUM

5 BUDAYA MEMBACA MASYARAKAT JEPANG YANG BISA KITA CONTOH

Jika kebanyakan orang masa kini selalu sibuk dengan ponsel pintarnya saat berada di transportasi umum, maka kita akan disuguhi pemandangan yang berbeda saat berada di Jepang. Hampir kebanyakan orang di sana selalu membaca buku atau komik saat bepergian untuk mengusir rasa bosan.




Sumber : 5BERITA.com

Read More

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Kita sebagai warga Indonesia tentunya tahu banyak hal tentang negeri ini, dari kebudayaan, masakan, alam dan sebagainya. Meski demikian, justru ada beberapa hal yang lebih mendasar tentang Indonesia yang jarang kita ketahui. Mungkin karena dianggap tidak begitu penting, sehingga hanya menjadi angin lalu saja. Berikut adalah 5 hal tentang Indonesia yang mungkin belum kamu tahu:

1. Nama Indonesia

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Rasanya aneh jika kita tidak mengetahui arti, makna dan asal-usul dari nama negara kita “Indonesia”. Berikut adalah penjabaran arti dari kata Indonesia : Asal-usul nama Indonesia Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama.

Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai(Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). 

Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara. Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa).

Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi(kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil “Jawa” oleh orang Arab. 

Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa). Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. 

Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah “Hindia“. Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” dan daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”. 

Sedangkan tanah air memperoleh nama “Kepulauan Hindia” (Indische ArchipelIndian Archipelagol’Archipel Indien) atau “Hindia Timur” (Oost IndieEast IndiesIndes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah “Kepulauan Melayu” (Maleische ArchipelMalay Archipelagol’Archipel Malais).

Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalahNederlandsch-Indie(Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga “Kepulauan Hindia” ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.

Nusantara Pada tahun 1920, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker ( 1879 – 1950), yang dikenal sebagai Dr. Setiabudi (cucu dari adik Multatuli), memperkenalkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata “India”. Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. 

Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh JLA. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920. Pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian nusantara zaman Majapahit. 

Pada masa Majapahit, Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam Bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Pada Sumpah Palapa dari Gajah Mada tertulis “Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa” (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). 

Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyahitu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asliantara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu “nusa di antara dua benua dan dua samudra”, sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda. 

Sampai hari ini istilah nusantara tetap dipakai untuk menyebutkan wilayah tanah air dari Sabang sampai Merauke. Indonesia Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia(JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. 

Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA. Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel  

On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations

Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama:Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:

… the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians“.

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. 

Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia. Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang dan membingungkan. 

Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan:

Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago“.

Ketika mengusulkan nama “Indonesia” agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. 

Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalamEncyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan. Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau

Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiĆ«r (orang Indonesia). Identitas Politik Pada dasawarsa 1920-an, nama “Indonesia” yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama “Indonesia” akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. 

Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu. Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka. Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,:
“Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut “Hindia Belanda”. Juga tidak “Hindia” saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.”

Di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama “Indonesia”. Akhirnya nama “Indonesia” dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda. 

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama “Indonesia” diresmikan sebagai pengganti nama “Nederlandsch-Indie”. Tetapi Belanda menolak mosi ini. Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama “Hindia Belanda”. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, lahirlah Republik Indonesia.

2. Asal Bahasa Indonesia

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Mungkin kamu sudah tahu kalau bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Namun tahukah kamu bahasa Melayu dialek apa yang diangkat sebagai bahasa Indonesia dan siapa pencetusnya? Bahasa Bahasa melayu yang kita jadikan bahasa Indonesia adalah bahasa melayu dialek Riau Kepulauan. Bahasa Melayu dialek ini digunakan hampir diseluruh provinsi Kepulauan Riau dan wilayah pesisir provinsi Riau. 

Orang yang berjasa menyusun dasar-dasar tata bahasa Melayu dialek Riau Kepulauan adalah Raja Ali Haji yang berasal dari kesultanan Riau-Lingga. Karena sudah memiliki standar yang jelas, akhirnya bahasa Melayu dialek Riau Kepulauan tersebut diangkat sebagai bahasa Indonesia pada Kongres Pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928.

3. Asal Istilah Bhineka Tunggal Ika

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Istilah Bhineka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kuna. Bila diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti “beraneka ragam” atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti “macam” dan menjadi pembentuk kata “aneka” dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti “satu”. 

Kata ika berarti “itu”. Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan.

4. Ras

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Banyak yang menyamakan antara ras dengan suku bangsa. Padahal ras punya cakupan yang lebih luas dibandingkan suku bangsa. Contohnya suku Jawa, Batak, Bugis, Melayu, Minang, Sunda dan Bali berasal dari kelompok ras yang sama. 

Kesemua suku diatas berasal dari ras Mongoloid, lebih tepatnya Malayan Mongoloid, yaitu sebutan khusus untuk ras Mongoloid di Asia Tenggara. Ras Mongoloid sendiri merupakan ras terbesar di Indonesia. Selain ras Mongoloid, di Indonesia juga terdapat ras Negroid yang sebagian besar terdapat di Papua dan ras Weddoid yang sebagian besar terdapat di kepulauan Maluku dan NTT.

5. Bendera

Info : 5 Hal Tentang Indonesia Yang Mungkin Jarang Kita Ketahui

Asal muasal warna merah putih sebagai warna bendera Indonesia diduga kuat terinspirasi dari perang Diponegoro. Saat di pertempuran melawan kolonial Belanda, Pangeran Diponegoro acap juga mengibarkan panji-panji warna merah putih. Hal inilah yang kemungkinan menginspirasi bangsa Indonesia untuk menggunakan lambang merah putih sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonial Belanda.

Maknanya :

Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubun utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. 

Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unn utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). 

Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.





Sumber : 5Berita.com




 
Read More

HOT NEWS

Perang Urat Syaraf Ahok, Risma Mulai Bergemuruh