Showing posts with label MILITER INDONESIA. Show all posts
Showing posts with label MILITER INDONESIA. Show all posts

Friday, August 12, 2016

TNI Angkatan Darat Rancang Senapan Khusus Latihan Dopper Bagi Calon Prajurit Batalyon Raider

TNI Angkatan Darat Rancang Senapan Khusus Latihan Dopper Bagi Calon Prajurit Batalyon Raider


TNI mempunyai cara khusus untuk membentuk anggotanya agar menjadi prajurit yang tangguh. Seperti di TNI Angkatan Darat, sesi tembakkan dopper harus dilalui oleh setiap calon prajurit Batalyon Raider. Dalam latihan ini, peserta latihan wajib merayap di lahan berlumpur dengan satu atau lebih pelatih menembaki kiri dan kanan mereka dengan peluru tajam.

Perwira Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat, Kapten Inf Ony Mulyanto, mengatakan bahwa pihaknya berupaya menciptakan senjata khusus untuk latihan dopper. Hasilnya, sebuah senapan serbu yang mirip dengan SS 2 buatan PT Pindad, dengan laras yang tampak lebih panjang dan besar, serta memiliki berat mencapai 4,6 kilogram. Senapan yang masih dalam tahap eksperimen ini menggunakan peluru kaliber 7.62 mm dengan proyektil berlapis metal, namun berujung tumpul mirip peluru polisi.
TNI Angkatan Darat Rancang Senapan Khusus Latihan Dopper Bagi Calon Prajurit Batalyon Raider
Kapten Inf Ony Mulyanto dengan senapan khusus dopper. (timlo.net/Ari Kristyono)

“Bobotnya lebih besar, tidak masalah karena toh ini tidak akan dibawa lari-lari, penembak pasti menggunakan sandaran. Tapi ada empat karakter yang wajib dimiliki, yakni suaranya harus keras untuk mengusik moril, akurasi tembakan, endurance harus tahan digunakan berjam-jam, serta peluru dibikin tumpul supaya kalau kena lumpur muncratnya tinggi tapi aman tidak mudah memantul,” ujar Kapten Inf Ony di Pameran Teknologi di Solo, Kamis (12/8).

Kapten Inf Ony mengatakan bahwa senapan khusus dopper ini telah selesai menjalani seluruh tahap uji. Akan tetapi, dirinya mengaku tidak tahu apakah senapan ini akan diproduksi massal.


Sumber: timlo.net
Read More

Cekoslowakia Group Kirim Dua Baterai Peluncur Roket RM-70 Vampir ke Indonesia Senilai Rp 537 Miliar

Cekoslowakia Group Kirim Dua Baterai Peluncur Roket RM-70 Vampir ke Indonesia Senilai Rp 537 Miliar


Pada tanggal 10 Agustus kemarin, Cekoslowakia Group yang merupakan perusahaan produsen pertahanan terbesar di Republik Ceko dan Slovakia mengumumkan bahwa mereka telah mengekspor dua baterai peluncur roket RM-70 Vampir ke Indonesia senilai lebih dari 4,1 juta dolar AS atau sekitar Rp 537 miliar.

“Kami telah mengekspor sistem peluncur roket yang diproduksi dengan kerjasama dari perusahaan Ceko dan Slovakia. Pelanggannya adalah Kementerian Pertahanan Indonesia dan pengguna akhir adalah Angkatan Bersenjata Indonesia,” ujar juru bicara Cekoslowakia Grup, Andrej Cirtek wartawan. Akan tetapi, Cirtek tidak secara resmi menyebut jumlah nilai kontrak tersebut.

Pengiriman ekspor itu mencakup delapan RM-70 Vampir multiple rocket launchers yang dipasang pada improved Tatra Defence model T815-7 8×8 armoured chassis, dua Pertahanan T815 Tatra 8×8 operator amunisi lapis baja, satu Tatra Pertahanan T815 AV-15 kendaraan recovery berat, dan satu fire control unit.


Sumber: IHS Janes
Read More

KSAL Tekankan Dinas Hidrografi-Oseanografi Tingkatkan Kontribusinya Bangun Sektor Kemaritiman

KSAL Tekankan Dinas Hidrografi-Oseanografi Tingkatkan Kontribusinya Bangun Sektor Kemaritiman


Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi, mengatakan bahwa Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut harus terus meningkatkan kontribusinya guna membangun sektor kemaritiman Indonesia.

Laksamana Ade menjelaskan bahwa Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut menyediakan data dan informasi untuk pertahanan dan pelayaran nasional. Menurutnya, informasi yang paling mudah dilihat adalah penyediaan peta dan data sahih perairan nasional untuk kepentingan pelayaran, serta data sahih pasang-surut pantai dan perairan pesisir.

Pada tataran lebih tinggi, Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut bersifat strategis dari sisi pertahanan dan keamanan negara karena produknya menjadi acuan strategi dalam pengamanan wilayah laut nasional.
KSAL Tekankan Dinas Hidrografi-Oseanografi Tingkatkan Kontribusinya Bangun Sektor Kemaritiman
Kapal Hidro Oseanografi buatan Prancis milik TNI Angkatan Laut yang diberi nama KRI Rigel-933 tiba di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/5/2015). (SP/Carlos Roy Fajarta Barus)

“Pembangunan fasilitas fisik dan keselamatan pelayaran dari aspek navigasi sangat bergantung pada data hidrografi. Survei mendukung pembangunan pelabuhan, serta penyiapan peta-peta laut baik dalam bentuk kertas maupun elektronik merupakan kegiatan yang kompleks dan hanya dapat dilaksanakan oleh personel hidrografi yang profesional,” ujar KSAL saat memberikan amanat dalam seminar nasional Hari Hidrografi Dunia 2016 di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Jumat (12/8).

Laksamana Ade menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki garis pantai panjang, yaitu lebih dari 80.000 kilometer. Oleh karena itu, menurutnya, hidrografi berarti penting bagi aktivitas ekonomi maritim Indonesia.

TNI Angkatan Laut telah memiliki dua kapal hidrografi-oseanografi yang terbilang paling canggih se-Asia, yaitu KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934. Kedua kapal hidrografi-oseanografi militer itu dioperasikan dan dirawat oleh Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut.


Sumber: antaranews.com
Read More

Pussenarmed Sedang Jajaki Kendaraan Pendukung Bagi Batalyon Caesar Armed

Pussenarmed Sedang Jajaki Kendaraan Pendukung Bagi Batalyon Caesar Armed


Pussenarmed sedang menjajaki kendaraan pendukung bagi Batalyon Caesar yang merupakan howitzer 155m swagerak buatan Nexter Prancis. Untuk itu pada 8 Agustus 2016, dilaksanakan presentasi Alutsista dari PT. Pindad tentang Kendaran Pendukung untuk Batalyon Caesar di Mapussenarmed yang dihadiri Danpussenarmed Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Yudi Satriyono, S.H
Pussenarmed Sedang Jajaki Kendaraan Pendukung Bagi Batalyon Caesar Armed
Pindad paparkan kendaraan pendukung Batalyon Caesar ke satuan Armed TNI AD (pussenarmed)

Acara presentasi Pindad ini juga dihadiri Wadanpussenarmed Kodilat TNI AD, Paban IV/Bindok Sopsad beserta staf, Danpusdikarmed Pussenarmed, Sekretaris Pussenarmed, Para Pamen Ahli Pussenarmed, Para Dirbin Pussenarmed, Kadepsista Pusdikarmed, Kabaglat Sdirbindiklat Pussenarmed, Kabag Binsat Sdirbinsen Pussenarmed dan Perwakilan dari PT. Pindad.
Pussenarmed Sedang Jajaki Kendaraan Pendukung Bagi Batalyon Caesar Armed
Komodo

Dalam ujicoba meriam Caesar 155 mm beberapa waktu lalu, sejumlah kendaraan taktis Komodo produksi PT Pindad, ikut dalam event ujicoba itu. Rantis Komodo Pindad bisa dipakai untuk angkut pasukan, kendaraan tempur infanteri (IFV), pertahanan udara jarak pendek dan kargo. Untuk urusan komunikasi rantis Komodo, ditangtani oleh PT LEN Indonesia.
Pussenarmed Sedang Jajaki Kendaraan Pendukung Bagi Batalyon Caesar Armed
Panser Anoa

PT Pindad juga memiliki panser Anoa dengan berbagai varian yang bisa ditawarkan untuk pendukung batalyon Caesar Armed.


Read More

Wednesday, August 10, 2016

LAPAN Akan Bangun Bandara Antariksa, Biak dan Morotai Menjadi Calon Lokasi

LAPAN Akan Bangun Bandara Antariksa, Biak dan Morotai Menjadi Calon Lokasi


Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan membangun Bandara Antariksa sebagai tempat peluncuran roket bermuatan satelit. Dua tempat yang menjadi calon lokasi Bandara Antariksa itu adalah Biak dan Morotai.

Kepala LAPAN, Thomas Jamaluddin, menjelaskan bahwa dua lokasi itu dipilih karena lebih dekat dengan equator, yaitu Biak -2 derajat Lintang Selatan dan Morotai +2 derajat Lintang Utara. 

Lebih lanjut, Jamaluddin mengatakan bahwa kedua tempat itu juga sama-sama menghadap ke Lautan Pasifik karena memang peluncuran roket diarahkan ke laut lepas. Pembangunan Bandara Antariksa yang ditargetkan pada tahun 2040 itu akan bekerjasama dengan negara yang sudah menguasai teknokogi keantariksaan.

“Dan Bandara Antariksa ini juga bisa dipakai negara mitra internasional. Ini bagian dari komersialisasi,” ujar Jamaluddin di Hotel Sahid Jaya Solo, Selasa (9/8).


Sumber: krjogja.com dan vivanews.co.id
Read More

Komando Armada RI Kawasan Timur TNI AL Laksanakan Latihan SAR Kapal Selam

Komando Armada RI Kawasan Timur TNI AL Laksanakan Latihan SAR Kapal Selam


Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menggelar latihan Search And Rescue (SAR) di Puslat Kaprang Koarmatim Surabaya, pada tanggal 9-14 Agustus 2016.

Latihan tersebut dilakukan guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan prajurit tentang alat utama sistem persenjataan (Alutsista) yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Terlebih, Indonesia telah membeli tiga kapal selam dari Korea Selatan yang rencananya akan datang pada tahun 2017.

Peserta yang terlibat dalam latihan SAR itu berjumlah 227 personel dan berasal dari Koarmatim, Koarmabar, Dishidros, Diskesal (RSAL, dr. Ramelan Surabaya), Puspenerbal, Lantamal V dan Basarnas (sebagai observer).

Materi latihan yang diberikan meliputi pengetahuan tentang SAR kapal selam, Tactical Floor Game (TFG), dan praktek lapangan di kolam basin Koarmatim.
Komando Armada RI Kawasan Timur TNI AL Laksanakan Latihan SAR Kapal Selam
Koarmatim menggelar latihan SAR kapal selam TA 2016. (koarmatim.tnial.mil.id)

Dansatselarmatim Kolonel Laut (P) Indra Agus Wijaya mengatakan bahwa melalui berbagai materi latihan itu, diharapkan para peserta dapat memberikan penyelamatan bagi para awak kapal selam saat mengalami kecelakaan di bawah laut. 

“Harus serius, karena prinsip dasarnya adalah mewujudkan zero accident,” ujar Dansatselarmatim. Upacara pembukaan latihan ditandai dengan penyematan tanda peserta latihan dari masing-masing perwakilan.


Sumber: koarmatim.tnial.mil.id dan surabaya.tribunnews.com
Read More

TNI Angkatan Darat Siagakan Dua Batalion Khusus Guna Bebaskan 10 WNI

TNI Angkatan Darat Siagakan Dua Batalion Khusus Guna Bebaskan 10 WNI


Hingga saat ini, kelompok Abu Sayyaf masih menyandera sepuluh orang warga negara Indonesia (WNI) di wilayah Filipina. TNI belum bisa bergerak untuk melakukan pembebasan karena terhalang oleh konstitusi Filipina.

Namun, TNI Angkatan Darat telah menyiapkan dua batalion khusus yang dapat segera bergerak jika sewaktu-waktu Panglima TNI memerintahkan operasi militer guna membebaskan sepuluh WNI tersebut. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono, mengatakan bahwa pasukan itu terus berlatih dan selalu siap diberangkatkan. 
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono. (Kristian Erdianto)

“Saya sudah melatih, saya sudah menyiapkan calon. Nah tinggal tunggu perintah Panglima TNI, kalau disuruh diberangkatkan saya siap berangkatkan. Ya operasinya sampai Oktober akhir, dan saya sudah siapkan dua batalion,” ujar Jenderal Mulyono di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (10/8). 

Jenderal Mulyono menjelaskan bahwa TNI Angkatan Darat telah menyiagakan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), dan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang selalu siap setiap saat.


Sumber: detik.com, kompas.com, dan suara pembaruan
Read More

Tingkatkan Hubungan Persahabatan dan Kerja Sama, Ryamizard Berkunjung ke Vietnam

Tingkatkan Hubungan Persahabatan dan Kerja Sama, Ryamizard Berkunjung ke Vietnam


Pada tanggal 7-9 Agustus 2016 kemarin, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan kerja ke Vietnam. Kunjungan itu dilakukan guna meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Vietnam.

Di Vietnam, Ryamizard bertemu dengan Menteri Pertahanan Jenderal Lich. Dalam pertemuan itu, mereka mendiskusikan sejumlah isu di tingkat regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama.

Jenderal Lich memandang penting untuk melakukan hubungan dengan angkatan bersenjata dan pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah Vietnam berencana memperdalam hubungan tradisional kedua negara demi kepentingan bersama.

Menteri pertahanan Indonesia dan Vietnam juga sama-sama memberikan nilai positif terhadap kerja sama pertahanan dan keamanan yang selama ini telah terjalin diantara dua negara. Indonesia dan Vietnam sepakat untuk terus melanjutkan pertukaran delegasi dan penyelenggaraan latihan bersama, pembentukan mekanisme dialog kebijakan pertahanan, dan pembentukan hotline communication antarkementerian pertahanan.

Tak hanya itu, kedua negara bersepakat untuk memperkokoh kerja sama yang mencakup bidang pemulihan bencana, aktivitas pasukan penjaga perdamaian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan industri pertahanan.

Selain bertemu dengan Menteri Pertahanan Vietnam, Ryamizard juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Quang. Dalam kesempatan itu, mereka melakukan diskusi terkait ancaman ISIS dan kondisi Laut Cina Selatan yang kian memanas.

Menteri Pertahanan Ryamizard dan Presiden Quang sepakat bahwa tidak ada persoalan bersifat transnasional yang dapat diselesaikan secara sendiri. Oleh sebab itu, kedua negara akan terus meningkatkan hubungannya seperti melalui kunjungan pejabat militer kedua negara.


Sumber: antaranews.com
Read More

Rudal Iskander Layak diakusisi Indonesia, karena Bisa Menjadi Rudal Gerilya di Hutan

Rudal Iskander Layak diakusisi Indonesia, karena Bisa Menjadi Rudal Gerilya di Hutan


Peluncur rudal balistik jarak dekat Iskander (NATO menamakannya SS-26 Stone) sebenarnya sangat layak diakusisi Indonesia. Peluncur rudal mobile ini disamping dapat digunakan sebagai rudal pertahanan pantai, rudal pertahanan pangkalan juga dapat berperan sebagai rudal gerilya di hutan. Seperti yang ditampilkan di foto.

Lebatnya hutan dapat menyembunyikan posisi peluncur Iskander, apalagi dengan kemampuannya yang mobile, yang bisa berpindah-pindah posisi dengan cepat.

Rudal Iskander Layak diakusisi Indonesia, karena Bisa Menjadi Rudal Gerilya di Hutan

Indonesia bisa membeli varian ekspor Iskander E yang memiliki jangkauan 280 km. Rudal dapat ditembakkan dilebatnya pepohonan untuk menghantam sasaran-sasaran musuh yang statis maupun bergerak.

Dengan hulu ledak beragam seperti hulu ledak cluster atau hulu ledak pembakar untuk menghantam konsentrasi personel musuh, hulu ledak high explosive, hulu ledak bunker buster atau electro-magnetic pulse untuk menghancurkan basis pertahanan kuat musuh.

Rudal Iskander dirancang untuk mampu menembus sistem pertahanan rudal musuh, dengan kecepatan supersonic (2 mach), Iskander mampu menghantam target dengan kesalahan akurasi 2 m (varian ekspor 30-70 m). Dalam beberapa kasus rudal Iskander juga dapat digunakan sebagai alternatif sebagai bom presisi.

Rudal Iskander dapat semakin memperkuat militer Indonesia setelah sebelumnya sudah memiliki MRLS Astros II.


Read More

Operasi Tinombala Akan Diperpanjang Kembali

Operasi Tinombala Akan Diperpanjang Kembali


Meskipun gembong teroris kelompok Mujahiddin Indonesia Timur (MIT), Santoso telah tewas, namun tak menghentikan pengejaran terhadap anak buah Santoso yang masih tersisa. Kepolisian kembali memperpanjang Operasi Tinombala untuk menumpas sisa kelompok Santoso. Seharusnya, Operasi Tinombala berakhir pada 8 Agustus 2016. 

Hal ini disampaikan, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar. Bahkan, akan ada penambahan dan rotasi pasukan gabungan TNI-Polri dalam operasi tersebut. “Iya sudah ada pergantian anggota yang juga melibatkan beberapa personil dari daerah-daerah lain ya. Yang lama juga sudah dipulangkan,” ucap Boy, Rabu (10/8/2016). Dia menambahkan, Sebanyak 3.000 personel gabungan TNI-Polri telah dirotasi. 


Sumber : JakartaGreater.com
Read More

Indonesia dan Ukraina Tanda Tangani Kerjasama Pertahanan

Indonesia dan Ukraina Tanda Tangani Kerjasama Pertahanan


Pemerintah Indonesia dan Ukraina telah menandatangani perjanjian kerjasama di bidang pertahanan, saat rombongan kabinet pemerintah Ukraina melakukan kunjungan ke Indonesia pada tanggal 5-7 Agustus 2016.

Perjanjian itu ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu dan Menteri Luar Negeri Ukraina Pavlo Klimkin. Penandatanganan itu disaksikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo serta Presiden Ukraina Petro Poroshenko.

“Perjanjian tersebut secara signifikan akan memperluas peluang kami dalam kerjasama militer-teknis, pertahanan dan logistik,” ujar Poroshenko saat konferensi pers bersama dengan Presiden Indonesia di Jakarta.

Perjanjian itu akan berfokus pada peluang di bidang kedirgantaraan, kendaraan militer dan elektronik pertahanan. Hal itu juga memberikan peluang terhadap perluasan kerjasama antara militer kedua negara . Poroshenko memberikan apresiasi atas sikap profesional dalam kerjasama yang telah terjalin antara pemerintah Indonesia dan Ukraina. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia karena telah mendukung resolusi Majelis Umum PBB yang mengutuk pencaplokan ilegal Crimea dan agresi melawan Ukraina.


Sumber: unian.info dan IHS Janes
Read More

Wednesday, August 3, 2016

TNI AD Fokus Garap Kekuatan Pertahanan di 4 Pulau Terdepan Indonesia

TNI AD Fokus Garap Kekuatan Pertahanan di 4 Pulau Terdepan Indonesia
Grom : Rudal Utama Arhanud TNI AD

Medan – TNI AD akan memberikan perhatian khusus terhadap empat pulau terdepan Indonesia, yakni : Natuna, Morotai, Biak, dan Siladen. “Kami akan menggelar kekuatan di sana,” ujar Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono, di Medan, Selasa (2/8/2016).

Selain pasukan, TNI AD akan memasukkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) ke empat pulau terdepan tersebut. “Intinya, kita akan terus mengevaluasi sarana dan prasarana pendukung dalam mengamankan perbatasan,” ujar KSAD.

Kepulauan Natuna yang strategis berada di antara ujung barat laut Indonesia di Kalimantan dan ujung selatan Vietnam. Kepulauan ini memiliki 270 pulau dan menjadi bagian Kepulauan Riau dengan 70 ribu penduduk. Natuna menjadi sorotan karena tidak jauh dari area klaim negara Tiongkok di Laut China Selatan.

Pulau Morotai terletak di Kepulauan Halmahera, Maluku Utara. Luasnya hanya 1.800 kilometer persegi, namun menjadi perhatian karena berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Filipina. Pulau Morotai pernah digunakan sebagai basis pertahanan Jepang selama Perang Dunia Kedua.

Pulau Morotai kemudian diambil alih Sekutu dan digunakan sebagai landasan pesawat untuk menyerang Filipina dan Borneo Timur. Pada abad ke-15 hingga ke-16, Pulau Morotai berada di bawah Kesultanan Ternate.

Pulau Biak terletak di Teluk Cendrawasih sebelah utara pesisir Papua. Pulau Siladen terletak di timur laut pulau Bunaken, Kecamatan Bunaken, berjarak sekitar 8 mil dari pusat Kota Manado yang dapat ditempuh selama 45 menit menggunakan kapal motor.

Pulau Siladen memiliki luas 31,25 hektare yang dikelilingi hamparan pasir putih dengan beragam pepohonan di sepanjang tepi pantai. Pulau ini tidak jauh dari pulau Manado Tua yang merupakan salah satu tempat terbaik untuk berlibur di Kota Manado. TNI AD mulai menambah pasukan dan membangun fasilitas militer di keempat pulau tersebut.


Sumber : Metrotvnews.com
Read More

Yonif Mekanis 411 Kostrad Sudah Tiba Kembal di Semarang, Setelah Penugasan di Perbatasan RI-PNG

Yonif Mekanis 411 Kostrad Sudah Tiba Kembal di Semarang, Setelah Penugasan di Perbatasan RI-PNG


Batalyon Infanteri Mekanis 411/Pandawa Kostrad tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, setelah mereka kembali dari wilayah penugasan di perbatasan RI-PNG, dengan pimpinan Komandan Batalyon Letkol Inf Nandang Dimyati.

Upacara purna tugas dipimpin Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Ganip Warsito, yang dihadiri Kasdam IV/Diponegoro, para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Danpomdam IV/Diponegoro, Danlanal Semarang, dan lainya.

Yonif Mekanis 411 Kostrad Sudah Tiba Kembal di Semarang, Setelah Penugasan di Perbatasan RI-PNG

Dalam sambutan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi yang dibacakan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, meminta agar seluruh personel yang baru pulang dari penugasan, memanfaatkan waktu sebaik mungkin karena masih banyak tugas dan tanggung jawab yang akan dibebankan. 

Pangkostrad berpesan agar prajurit tetap mengadakan latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan tempur. “Terima kasih atas pengabdiannya menunaikan tugas mengamankan daerah perbatasan RI-Papua Nugini dengan baik,” ujarnya.

Yonif Mekanis 411 Kostrad Sudah Tiba Kembal di Semarang, Setelah Penugasan di Perbatasan RI-PNG

Sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit, harus menyadari bahwa dimanapun kalian berada, baik di daerah penugasan maupun di home base harus selalu berorientasi kepada upaya dan pencapaian keberhasilan pelaksanaan tugas pokok satuan. 

Oleh karena itu, pemantapan nilai kejuangan, disiplin serta memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, persatuan dan kesatuan agar terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga tetap berada pada kondisi yang setiap saat siap melaksanakan tugas.

Yonif Mekanis 411 Kostrad Sudah Tiba Kembal di Semarang, Setelah Penugasan di Perbatasan RI-PNG

Komandan Batalyon Mekanis 411/6/2 Kostrad diminta segera melakukan pengecekan, pemeliharaan dan perbaikan peralatan maupun persenjataan, serta perlengkapan material lainnya yang telah digunakan selama pelaksanaan tugas, sehingga peralatan dan persenjataan tersebut selalu dalam keadaan siap digunakan kembali.

Yonif Mekanis 411 Kostrad Sudah Tiba Kembal di Semarang, Setelah Penugasan di Perbatasan RI-PNG

Batalyon Infanteri Mekanis 411/Pandawa Kostrad bermarkas di Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Sumber : PenKostrad
Read More

Pada Musyawarah Masyarakat Adat Batak, Panglima TNI Berpesan Pentingnya Menjaga Rasa Persatuan

Pada Musyawarah Masyarakat Adat Batak, Panglima TNI Berpesan Pentingnya Menjaga Rasa Persatuan


“Saya bersemangat tampil di hadapan orang-orang tua, tua-tua adat, orang-orang yang dapat mempersatukan bangsa dan keutuhan NKRI” ucap panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada Musyawarah Masyarakat Adat Batak (MMAB) di Lapangan terbuka, Parapat, Sumatera Utara, (30/7/2016).

Setelah meninjau Kegiatan Bakti TNI di Haranggaol, Kab. Simalungun, Panglima TNI menggunakan Helikopter bergegas bertatap muka dengan para tokoh Adat Batak di Parapat untuk menyampaikan kekhawatirannya tentang Ancaman yang sedang dan akan dihadapi Bangsa Indonesia.

TNI tidak akan mampu melaksanakan tugas pokoknya tanpa bantuan dan dukungan Rakyat. “Di sinilah saya menemukan sebenarnya kekuatan TNI yang sejati adalah apabila bersama-sama dengan tokoh-tokoh adat dan masyarakat adat, sehingga di sini berani saya sampaikan bahwa saya menitipkan keutuhan NKRI kepada tokoh-tokoh adat dan masyarakat adat,” ujarPanglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menuturkan, kita harus bersatu untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dengan memanfaatkan modal geografi untuk menjadi negara agraris, negara maritim dan negara industri. Syaratnya negara ini harus tetap aman, dan keamanan inilah, menurutnya dititipkan kepada semua tokoh-tokoh adat.

“Bersatulah selalu dan bimbinglah masyarakatnya untuk bersatu agar kita menjadi bangsa yang aman, sehingga kita bisa membangun bersama-sama dengan pemimpin satu visi bersama-sama pemerintah, maka pasti kita akan jadi bangsa pemenang yang bisa mewujudkan Indonesia Raya,” ucapnya.

Menghadapi ancaman nyata yang sudah merasuk ke sendi kehidupan berbangsa, bernegara bahkan kehidupan berkeluarga maka bangsa Indonesia harus memahami kembali jatidirinya sebagai bangsa patriot, bergotong royong untuk mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo : Kalau Jati Diri Kita Disentuh, Pasti Kita Lawan dan Tidak Takut Mati

“Inilah akar budaya yang harus sama-sama kita lestarikan, karena tantangan kedepan semakin sulit,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bangsa adalah bangsa patriot termasuk suku bangsa Batak, tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang tidak punya tarian perang, tidak ada satupun daerah yang tidak punya ciri khas senjata, dan ini menunjukan sekecil apapun sukunya, kalau ditekan pasti dia berani. 

Banyak Pahlawan dihasiklan negeri ini, Pahlawan nasional Si Singa Mangaraja dan pahlawan revolusi seperti Jenderal D.I Panjaitan dan Pierre Tendean adalah buktinya. “Bapak-bapak mempunyai gen patriot dan punya gen ksatria, kita punya jiwa patriot, kalau jati diri kita disentuh pasti kita lawan dan tidak takut mati,” tegas Jenderal TNI Gatot.

Indonesia melakukan cara bernegaranya dengan persatuan Indonesia, karena terdiri dari bermacam-macam suku, ras, agama dan yang paling penting cara berdemokrasi adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan. Jadi rakyat dipimpin oleh hikmat.

“Orang yang bijaksana seperti kepala adat, kepala suku yang mewakili masyarakat, tujuannya untuk bermusyawarah mewakili rakyatnya,” kata Panglima TNI. Jika Pancasila dilaksanakan dengan konsisten dan konsekuen, maka pasti tujuan nasional tercapai yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tetapi jika Sila Pertama sampai Keempat tidak dilaksanakan dengan konsisten, jangan harap Sila Kelima, keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia tercapai.

Acara ini dihadiri Raja, Tetua adat dan Tetua Suku dari 6 (enam) etnis lokal yaitu Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing dan Angkola dengan keseluruhan ada 260 Marga di Tanah Batak, bertujuan ingin berdialog dari masyarakat adat dengan pemerintah pusat dan dialog ini membahas masyarakat adat bersama yang dihadiri 2.000 peserta dilaksanakan hingga 31 Juli 2016.


Sumber : Puspen TNI
Read More

TNI Angkatan Laut Lakukan Serah Terima RM-70 Vampire Multi-Launch Rocket System

TNI Angkatan Laut Lakukan Serah Terima RM-70 Vampire Multi-Launch Rocket System
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi menyaksikan uji coba senjata baru Korps Marinir TNI AL, RM-70 Multi Launch Rocket System (MLRS) kaliber 122 MM Vampire di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (2/8/2016). RM-70 Vampire buatan Ceko yang memiliki jarak tempuh 20,75 km dan mampu meluluhlantakkan area seluar 3 hektar ini bakal memperkuat alutsista Korps Marinir TNI AL. (rat)

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan Komandan Korps Marinir Brigjen Trusuno melakukan serah terima delapan kendaraan tempur (ranpur) RM-70 Vampire multi-launch rocket system di Situbondo, Jawa Timur, Selasa (2/8).

Laksamana Ade menjelaskan bahwa delapan ranpur berpeluncur roket itu merupakan bagian dari program pembelian 36 unit RM-70 Vampire. Menurutnya, pemerintah baru bisa merealisasikan delapan ranpur pada tahun 2016.

“Pembelian ini dalam rangka pemenuhan kekuatan Marinir, khususnya kemampuan artileri medan dari laut ke darat,” ujar Laksamana Ade.
TNI Angkatan Laut Lakukan Serah Terima RM-70 Vampire Multi-Launch Rocket System
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi mengecek senjata baru Korps Marinir TNI AL, RM-70 Multi Launch Rocket System (MLRS) kaliber 122 MM Vampire saat uji coba di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (2/8/2016).

Korps Marinir sebelumnya telah mengoperasikan sembilan ranpur berpeluncur roket jenis RM Great sejak 10 tahun yang lalu. Perbedaannya, RM-70 Vampire dikendalikan secara digital. Selain Indonesia, roket multilaras buatan Republik Ceko itu dioperasikan juga oleh beberapa negara seperti Myanmar, Kamboja, Zimbabwe, Ghana, Polandia dan Uruguay.


Sumber: cnnindonesia.com
Read More

Tuesday, August 2, 2016

Wakasad Letjen TNI Moh.Erwin Syafitri Tinjau Baterai Arhanud dan Armed yang Akan ditempatkan di Natuna

Wakasad Letjen TNI Moh.Erwin Syafitri Tinjau Baterai Arhanud dan Armed yang Akan ditempatkan di Natuna
Indonesian Army Field Artillery Battalion new KH-179 155mm howitzer.

Natuna – Komandan Lanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan menyambut kedatangan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Moh.Erwin Syafitri dan rombongan di Lanud Ranai, Senin (1/7/2016).

Wakasad dan rombongan datang ke Natuna menggunakan pesawat Premier-1/A-9108 TNI AD untuk meninjau Kodim 0318/Natuna serta wilayah yang akan dikembangkan TNI AD di Kabupaten Natuna.

Setibanya di Bandara Ranai, rombongan langsung mendengarkan paparan dari Komandan Kodim Natuna 0318, Letkol Inf. Ucu Sutisna di ruang VIP Bandara Lanud Ranai. Saat ini di Natuna telah ada Kompi C dan Kompi D Yonif 136 Raider Khusus dan nantinya akan ada satuan tambahan.

Baterai Arhanud akan dibangung di sekitar Lanud Ranai di Lahan TNI AU dengan luas sekitar tiga sampai lima Hektar. Mako Yonif komposit akan dibangun di Desa Sepempang di lahan milik TNI AD seluas 10 Hektar.
Wakasad Letjen TNI Moh.Erwin Syafitri Tinjau Baterai Arhanud dan Armed yang Akan ditempatkan di Natuna
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen Muhammad. Eriwin Safitri (Kiri) (Wartakepri.co.id)

Baterai Armed akan dibangun di Desa teluk Buton di lahan milik masyarakat dengan luas sekitar 5 sampai 10 hektar. Markas Zipur akan dibangun di Desa Setengar di lahan milik masyarakat dengan luas sekitar 5 Hektar.

Setelah pemaparan tersebut, rombongan bergerak menuju Lokasi Pembangunan Baterai Arhanud di Lanud Ranai. Usai dari Arhanud Ranai rombongan dilanjutkan dengan peninjauan Lahan. 

Mereka pun menuju Desa Tanjung Datuk Teluk Buton Lokasi pembangunan Baterai Armed. Juga Pantai Tanjung, untuk memeriksa Sea Raider dan Jet Ski milik Ki C dan Ki D Yonif 136 Raider Khusus.
Wakasad Letjen TNI Moh.Erwin Syafitri Tinjau Baterai Arhanud dan Armed yang Akan ditempatkan di Natuna
Wakasad, Letjen Muhammad. Eriwin Safitri memeriksa lokasi pembangunan fasilitas TNI AD di Natuna, (1/8/2016)

Letjen Erwin Syafitri juga bergerak ke Desa Setengar, Kecamatan Bunguran Selatan guna mengecek lokasi pembangunan Zipur TNI AD. “Kami meninjau kesiapan lokasi, agar tidak ada kendala lokasi saat pembangunan sedang berjalan nantinya,” ujar Letjen Erwin.

Kunjungan seharinya ke Natuna juga dilakukan untuk menginventarisir persoalan yang menyangkut kesiapan lahan. “Kita ingin tahu apa kendala terkait hal ini,” ungkap Wakasad. Pukul 15.20 Wib rombongan take off menuju Batam menggunakan pesawat Beechcraft A 9208 TNI AD.


Sumber : Wartakepri.co.id
Read More

Selama Juli 2016, Sebanyak 29 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap di Perairan Indonesia

Selama Juli 2016, Sebanyak 29 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap di Perairan Indonesia
Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap kapal perikanan asing berbendera Vietnam. (djpsdkp.kkp.go.id)

Selama bulan Juli 2016, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bakamla, TNI, dan Polri telah menangkap 29 kapal ikan ilegal yang kebanyakan adalah kapal ikan asing. Secara umum, modus pelanggaran yang dilakukan adalah menangkap ikan tanpa dokumen yang sah di wilayah Indonesia, menggunakan alat tangkap terlarang, dan aktivitas pengeboman ikan.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan bahwa pemerintah akan menenggelamkan 71 kapal pada perayaan kemerdekaan RI ke-71. Penenggelaman itu dilakukan di delapan titik, termasuk Sulawesi Utara, Maluku Utara, Natuna, Pontianak, Anambas, Batam, Belawan, serta lima kapal akan dijadikan monumen di Pangandaran, Jawa Barat.
Selama Juli 2016, Sebanyak 29 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap di Perairan Indonesia
Empat kapal pencuri ikan asal Filipina diledakkan di wilayah Gosong Melulun perairan Tarakan lintang selatan, Kalimantan Utara, Tarakan, Senin (19/10). (Antara)

Susi menambahkan bahwa proses penenggelaman kapal dilakukan dengan pembocoran kapal, tanpa menggunakan bahan peledak.

Adapun rincian nama kapal yang ditangkap selama bulan Juli 2016 adalah sebagai berikut :

1. KP Orca 01 (KKP) pada tanggal 29 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan Asing ( BD 95244 TS, GT 51) di perairan Natuna;
2. 2. KP Orca 02 (KKP) pada tanggal 27 Juli 2016 menangkap 2 Kapal Ikan Asing (KNF 7858, GT 101 dan TRF 1156, 18 GT di perairan Natuna;
3. 3. KP Orca 03 (KKP) pada tanggal 24 Juli 2016 menangkap 8 Kapal Ikan Asing (KM BTH 97292 TS, GT 27, KM BTH 97729 TS, GT 25, KM BTH 97974 TS, GT 45, KM BTH 98869 TS, GT 35, KM BTH 99514 TS, GT 30, KM BTH 98350 TS, GT 34, KM BTH 99962 TS, GT 33, KM BTH 98602 TS, GT 35) di perairan Natuna;
4. 4. KP Hiu 13 (KKP) pada tanggal 31 Juli 2016 menangkap 2 Kapal Ikan Asing (PKFB 1152, GT 52 dan PKFA 8115, GT 78), di perairan Natuna;
5. 5. KP Hiu Macan Tutul 02 (KKP) pada tanggal 28 Juli 2016 menangkap 2 Kapal Ikan Asing (KG 92688 TS dan JHF 6525 T), di perairan Natuna;
6. 6. KP Napoleon 049 (KKP) pada tanggal 31 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (KM Bahari Nusantara 689, GT 98), di perairan Arafura;
7. 7. KP Baladewa 8002 (POLRI) pada tanggal 25 Juli 2016 menangkap 2 Kapal Ikan Asing (KM. JMS 00582 K, GT 89 dan KM JMS 00635 K, GT 95), di perairan Anambas, Natuna;
8. 8. KP Anis Kembang 4001 (POLRI) pada tanggal 12 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan Asing (PKFA 3378, GT 64), di perairan Selat Malaka;
9. 9. KP Antareja 7007 pada tanggal 26 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (KM God Bless, GT 29), di Tobelo Halmahera;
10. 10. KP Anis Madu 3009 pada tanggal 26 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (KMN Inka Mina, GT 33), Tanjung Jabung Barat Jambi;
11. 11. KP Hanoman 7011 pada tanggal 27 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (KMN Jaya Bakti, GT 21), di perairan Bawean Jawa Timur;
12. 12. KP Hiu 14 (KKP BKO BAKAMLA) pada tanggal 29 Juli 2016 menangkap 2 Kapal Ikan Asing (BD 97088 TS, GT 50 dan TG 90701 TS, GT 50), di perairan Natuna;
13. 13. KAL Tedung Selar (TNI AL BKO BAKAMLA) pada tanggal 31 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (KM. Malvinas 01, GT 30), di perairan Bitung;
14. 14. KRI Wiratno (TNI-AL) pada tanggal 12 Juli 2016 menangkap 2 Kapal Ikan (BV 5166 TS dan BV 5405 TS), di perairan Natuna;
15. 15. KRI Sulupari (TNI-AL) pada tanggal 17 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (Jun Jun, GT 3), di perairan Natuna;
16. 16. KRI Silas Papare (TNI-AL) pada tanggal 22 Juli 2016 menangkap 1 Kapal Ikan (BTH 98825 TS, GT 35), di perairan Natuna.


Sumber: detik.com dan suara.com
Read More

Tingkatkan Kemitraan Maritim Keamanan Bersama, Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat Gelar CARAT 2016

Tingkatkan Kemitraan Maritim Keamanan Bersama, Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat Gelar CARAT 2016
U.S. Marine Corps Amphibious Assault Vehicles with Golf Company, 2nd Battalion, Surabaya, Indonesia, CARAT 2015. (Photo By Lance Cpl. Sergio RamirezRomero)

Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat akan melakukan latihan militer bersama bertajuk 22nd Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) pada tanggal 3-8 Agustus 2016. Latihan itu akan berlangsung di Surabaya serta perairan Jawa dan Bali.

Komandan Task Force 73, Laksamana Brian Hurley mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Indonesia memiliki visi yang sama untuk menjaga lingkungan yang damai dan sejahtera di laut

“Kepentingan kami bersama dalam keamanan maritim CARAT berkaitan tentang semua hal – dan itu diperbolehkan agar angkatan laut kami mengembangkan kemitraan yang berkelanjutan dan berkembang, yang menguntungkan kedua negara,” ujar Laksamana Hurley.

Lebih dari 500 Pelaut Amerika Serikat akan berpartisipasi dalam CARAT Indonesia 2016. Latihan itu akan menampilkan kompleks pelatihan di permukaan laut dan peperangan anti-kapal selam, latihan visit, board, search and seizure (VBSS), mobile dive and salvage training, latihan meriam, operasi patroli maritim, dan pertukaran Explosive Ordnance Disposal technicians.

Personel Angkatan Laut Indonesia dan Amerika Serikat juga akan bertukar praktik terbaik tentang taktik angkatan laut selama serangkaian seminar militer. Berbagai proyek sosial, seminar penerbangan, pertukaran olahraga, hukum militer, dan simposium perang kapal selam juga direncanakan dalam fase latihan pantai latihan.

“Kami sudah merencanakan latihan yang beragam untuk 2016 dan saya melihat ke depan untuk kembali ke laut dengan mitra kami di TNI Angkatan Laut,” ujar Destroyer Squadron 7, Kapten. H.B. Le.

Unit Amerika Serikat yang akan berpartisipasi dalam CARAT 2016 antara lain kapal perusak dipandu-rudal kelas Arleigh Burke USS Spruance (DDG 111), kapal selam Los Angeles Class, kapal penyelamat USNS Salvor (T-ARS 52) dengan Mobile Diving and Salvage Unit (MDSU), kapal Ekspedisi Transportasi Cepat USNS Millinocket (EPF-1), Expeditionary Transfer Dock USNS Montford Point (T-ESD-1), P-8A Poseidon dari Patrol Squadron (VP) 8, dan insinyur sipil dan teknisi dari Navy Mobile Construction Battalion (NMCB) FIVE and Explosive Ordnance Disposal Mobile Unit (EODMU) FIVE.


Sumber: navy.mil
Read More

Tiga Matra TNI Gelar Simulasi Latihan Perang di Danau Toba

Tiga Matra TNI Gelar Simulasi Latihan Perang di Danau Toba
Simulasi perang di Danau Toba, Sumatera Utara (Foto: MTVN/Budi Warsito)

Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016 di Pantai Bebas Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, pada hari ketiga 31 Juli, dimeriahkan dengan atraksi Tiga Matra TNI. Atraksi berupa simulasi latihan perang yang dilakukan di Danau Toba.
Tiga Matra TNI Gelar Simulasi Latihan Perang di Danau Toba
Simulasi perang tiga matra TNI disertai penyerangan udara ke air di danau toba dengan menerjukan 42 penerjun payung.

“Disamping kita ikut berpartiispasi dalam acara Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016, juga sesuai dengan arahan pimpinan: TNI adalah rakyat, rakyat adalah TNI,” kata Asisten Operasi Pasmar II Jakarta Kolonel Marinir Asril Tanjung di Pantai Bebas Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (31/7).

Simulasi berupa mobilisasi serangan udara yang diperagakan tiga pesawat tempur TNI AU Hawk 100/200 dari Skadron Udara 12 Pekanbaru. Selain itu juga melibatkan serangan dari udara ke darat yang dilakukan pasukan Amfibi Marinir dan aksi paramotor. 

Sebanyak 42 penerjun payung dipimpin Detasemen Matra 2 Paskhas terlibat dengan melakukan fly pass dan atraksi terjun payung yang mengunakan DZ atau daerah penerjunan di air ( Danau Toba ).

“Untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit, terjun freefall yang biasa dilakukan di laut kita lakukan di danau. Tak menutup kemungkinan dalam tugas ke depan mereka harus mampu melakukan hal itu,” ujar dia.

Para peterjun tersebut berasal dari satuan elit TNI baik TNI AD,AL maupun AU, sementara Detasemen Matra 2 Paskhas sendiri melibatkan 7 personel sebagai Tim VCP ( Vicual Contack Post ) yang bertugas menyiapkan DZ dan mengarahkan pesawat serta menentukan release terjun.
Tiga Matra TNI Gelar Simulasi Latihan Perang di Danau Toba
Detasemen Matra 2 Paskhas sendiri melibatkan 7 personel sebagai Tim VCP ( Vicual Contack Post ) yang bertugas menyiapkan DZ dan mengarahkan pesawat serta menentukan release terjun.

Kegiatan itu bertujuan memberikan keyakinan pada masyarakat bahwa TNI memiliki penerjun-penerjun handal untuk mengamankan Negara Kesatuan Republik Indoensia. Puluhan penerjun TNI terjun dari ketinggian 6.000 kaki dari permukaan Danau Toba.

“Para penerjun rata-rata memiliki jam terbang di atas 2.000 lebih. Disamping melatih kemampuan, kami juga ingin meningkatkan animo masyarakat khususnya anak-anak. Apalagi yang bercita-cita menjadi TNI baik itu Darat, Laut dan Udara, TNI siap untuk putra-putri daerah terbaik,” kata dia.

Masyarakat dan wisatawan yang datang ke Danau Toba pun antusias melihat aksi para prajurit TNI. Mereka bertepuk tangan dan terlihat sangat terhibur dengan rangkaian aksi itu.

Sementara itu, Ketua Ponguan Simbolon Boru Indoensia (PSBI) Effendi Simbolon mengatakan, simulasi itu merupakan rangkaiam seluruh kegiatan Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016. “Ini bentuk kemanunggalan TNI dan masyarakat Adat Batak. 

Panglima TNI sendiri merestui untuk menggelar latihan di Danau Toba. Dan ini merupakan kali pertama di Danau Toba,” kata Effendi Simbolon.

Menurut Effendi, dengan keindahan alam Danau Toba dipadukan dengan simulasi aksi prajurit TNI tentu menjadi sebuah hal yang menarik untuk dikunjungi masyarakat dan wisatawan.

“Out of the box lah. Jangan terlalu monoton. Jadi inilah yang bisa kami lakukan. Saya berterimakasih kepada Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, dan seluruh pihak yang terlibat,” pungkas dia. 


Sumber : metrotvnews.com dan paskhas.mil.id
Read More

Pelajar Asing Menyukai Pameran Produk Militer Stand Expo Kodim Wonosobo

Pelajar Asing Menyukai Pameran Produk Militer Stand Expo Kodim Wonosobo
Rombongan pelajar asing dari 6 negara mencoba memegang senjata milik militer kodim wonosobo.

Banyak cara yang bisa dlakukan untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada negara lain, salah satunya adalah dengan diadaknya pertukaran pelajar dari berbagai negara. Pada kegiatan pertukaran pelajar kali ini, rombongan pelajar dari luar negeri singgah di Wonosobo, Jawa Tengah. 

Rombongan pelajar tersebut meliputi perwakilan dari 6 negara yaitu Jerman, Belanda, Turki, Rusia, Italia dan Polandia Kegiatan yang dilakukan begitu padat salah satunya melihat expo Wonosobo tahun 2016.(1/8)

Salah satu stand yang dikunjungi rombongan pelajar adalah stand milik Kodim 0707/Wsb, mereka dengan penuh seksama melihat tiap barang yang dipamerkan disana seperti melihat tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat herbal dan persenjataan yang dipamerkan disana.

Menurut Marita, salah satu pelajar dari Polandia menyampaikan kegiatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya. Ia mengaku baru pertama kali melihat pameran produk militer yang ada disini. Apalagi dengan adanya stand milik tentara yang bergabung even expo wonosobo dinilainya sungguh luar biasa.

Pelajar asing ini makin betah mengunjungi stand expo wonosobo, karena tentaranya sangat ramah dalam menyambut setiap tamu yang datang. Seluruh tamu baik dalam negeri maupun luar negeri diperlakukan sama. “Keramah tamahan orang Indonesia khususnya Wonosobo akan saya ceritakan kepada teman – teman di negara saya agar mereka mau berkunjung ke Indonesia. Indonesia itu ramah – ramah dan baik, ujarnya.
Pelajar Asing Menyukai Pameran Produk Militer Stand Expo Kodim Wonosobo
Stnad expo militer kodim wonosobo solusi mendekatkan diri kepada masyarakat.

Kegiatan Pameran expo ini digelar di Gedung Adipura Kencana Wonosobo dalam rangka menyambut hari jadi kota Wonosobo ke -191. Pelaksanaan expo berlangsung selama 7 hari (28/7 – 3/8) dengan menampilkan berbagai macam produk unggulan yang ada di Wonosobo dengan melipatkan instansi pemerintah, UMKM dan masyarakat umum.

Kodim 0707/Wsb sebagai institusi pertahanan yang ada diwilayah tidak ketinggalan ikut andil dalam memeriahkan Wonosobo Expo Tematik 2016 dengan menampilkan beberapa macam persenjataan seperti SNB, Minimi SSV1, dan beberapa peralatan pendukung perang lainnnya.

Letkol Czi Dwi Hariyono menjelaskan bahwa tujuan Kodim mengikuti Expo ini adalah agar masyarakat lebih dekat lagi dengan rakyat karena disana rakyat bisa berinteraksi langsung dengan para prajurit yang menjaga stand. 

Masyarakat bisa menanyakan tentang berbagai macam senjata yang dimiliki oleh TNI. Dengan adanya interaksi secara langsung tersebut diharakan kemanunggalan TNI dengan rakyat benar – benar menyatu. Masyarakat tidak perlu takut melihat dan memegang senjata. 

Selain dari pada itu Komandan Kodim mengharapkan kepada generasi muda agar mau bergabung dengan TNI, sebab untuk saat ini peminat generasi muda di Wonosobo masih rendah bila dibanding dengan daerah lain. Sehingga dengan melihat stand Kodim ini akan timbul semangat para generasi mudah untuk mau mendaftar menjadi anggota TNI. 


Sumber : tniad.mil.id
Read More

HOT NEWS

Perang Urat Syaraf Ahok, Risma Mulai Bergemuruh